Taman Si Kecil

Birthday Card for Daddy by Diani


It was Daddy’s birthday and Diani wanted to express something about it to her Dad. So she created this kiddy birthday card for him. Happy birthday, daddy. We all love you…

Nah, ini ada lagi resep plastisin/doh. Kalau plastisin ini tidak pakai lem putih (kalau clay pakai lem putih). Semua bahannya dari makanan. Jadi lebih aman untuk anak-anak yang lebih kecil. Tapi kalau di simpan lama awet nggak ya? (Katanya sih, awet)

Traditional Play Dough
1 cup flour
1 cup warm water
2 teaspoons cream of tartar
1 teaspoon oil
1/4 cup salt
food coloring
Mix all ingredients, adding food coloring last. Stir over medium heat until smooth. Remove from pan and knead until blended smooth. Place in plastic bag or airtight container when cooled. Will last for a long time.

Another Play Dough
(Kalau yang ini diambil dari sini)
Ingredients
Playdough is a classic childhood toy everyone can have fun with, and it’s so easy to make at home you’ll never buy that stinky store variety again.

Basic ingredient ratios:
2 cups flour
2 cups warm water
1 cup salt
2 Tablespoons vegetable oil
1 Tablespoon cream of tartar (optional for improved elasticity)

food coloring (liquid, powder, or unflavored drink mix)
scented oils

Mix and heat
Mix all of the ingredients together, and stir over low heat. The dough will begin to thicken until it resembles mashed potatoes. When the dough pulls away from the sides and clumps in the center, as shown below, remove the pan from heat and allow the dough to cool enough to handle. IMPORTANT NOTE: if your playdough is still sticky, you simply need to cook it longer.

Knead & color
Turn the dough out onto a clean counter or silicone mat, and knead vigorously until it becomes silky-smooth. Divide the dough into balls for coloring.
Make a divot in the center of the ball, and drop some food coloring1 in. Fold the dough over, working the food color through the body of the playdough, trying to keep the raw dye away from your hands and the counter. You could use gloves or plastic wrap at this stage to keep your hands clean- only the concentrated dye will color your skin, so as soon as it’s worked in bare hands are fine.

Work the dye through, adding more as necessary to achieve your chosen color.

If you use unsweetened drink mix for color, test on a small ball first- it won’t go as far as the “real” food coloring

Play and store
Play with your playdough- I really don’t need to help you there. It’s entirely edible, if a bit salty, so it’s kid-safe.

When you’re done store it in an air-tight container. If it begins to dry out, you can knead a bit of water in again to soften the dough back to useability. Once it’s dried past a certain point, however, you’ll just have to start over; thankfully it’s not terribly difficult.

Resep Clay

Posted on: June 3, 2010

Sabtu ini sudah janjian dengan anak-anak untuk crafting. Gara-gara mendapatkan buku “Maizena Clay” di Gramed, Dian jadi semangat sekali. Resep di buku itu sebenarnya ada. Tapi maizena-nya sepertinya kebanyakan deh. Maka aku mencari resep lain di internet. Jadi resep di bawah ini copy-paste dari blog lain. Sekedar untuk arsipku saja. Soalnya kalau pasang di Favourite suka terhapus.

RESEP CLAY 1
BAHAN :
a. tepung terigu 70 gr
b. tepung tapioka 70 gr
c. tepung beras 70 gr
d. lem putih 180 gr

CARA BUAT
a. Csmpur tepung kemudian diayak
b. Csmpur tepung dengan lem kemudian uleni hingga rata
c. campur clay dengan warna yang diinginkan, kemudian aduk sampai merata

SUMBER : KREASI PLASTISIN
PENULIS : INDIRA
PENERBIT : ERLANGGA FOR KIDS

RESEP CLAY 2
BAHAN
a. tepung maizena 20 gr
b. tepung tapioka 20 gr
c. tepung beras 20 gr
d. lem putih 50 gr
e. benzoat secukupnya ( pengawet kue )

CARA BUAT :
a. campur ketiga bahan tepung dan benzoat, kemudian tambahkan lem putih
b. uleni bahan – bahan tersebut sampai rata
c. teteskan warna yang kita inginkan dengan tusuk gigi
d. aduk bahan dan warna

SUMBER : YUK BERKREASI DENGAN ADONAN CLAY
PENULIS : INDIRA
PENERBIT : GRAMEDIA

RESEP CLAY 3
BAHAN
a. sabun mandi batangan
b. tepung terigu
c. garam
d. pewarna makanan

CARA BUAT
a. iris sabun menjadi potongan kecil, rendam diair hingga lembek kurang lebih 3 jam
b. lumatkan potongan kecil sabun dengan sendok
c. masukkan tepung terigu dan lem, aduk rata
d. masukan adonan yg masih lembek ke tepung terigu
e. uleni dan tekan – tekan adonan hingga kalis

SUMBER : KREASI DAUR ULANG MEMBUAT CLAY
PENULIS : HANNA PALUZI
PENERBIT : TIGA SERANGKAI

Selamat bersenang-senang dengan CLAY!!!

Kemarin, untuk pertama kalinya, Agim tidak marah ketika aku meminta agar TV dimatikan ketika Spongebob show berlangsung. Dan hari ini, untuk pertama kalinya juga, Agim tidak marah ketika aku memindahkan saluran TV ke siaran berita ketika Go! Diego Go! masih setengah jalan.

Dua hari terakhir dia memang seperti tenggelam dengan buku tulis kotak dan peralatan tulisnya yang baru. Bukan sesuatu yang mahal. Hanya tempat pensil kaleng biasa bergambar Spiderman, dua batang pensil, penghapus dan penggaris yang juga bergambar Spiderman. Senin pagi, hanya semalam setelah kami membelinya, lima halaman buku tulisnya sudah penuh dengan tulisan tangannya yang masih lucu. Satu huruf berulang-ulang dari atas sampai ke bawah, dari kiri sampai ke kanan untuk setiap halamannya. Setelah selesai satu halaman, dia selalu meminta aku untuk memberi nilai. Nilainya selalu 100. Karena memang hanya latihan menulis huruf. Dan dia tidak mau diberi nilai pakai pensil. Harus pakai pulpen. Setelah itu dia pasti bangga sekali dan memamerkan ke papanya.

Bukan hal yang luar biasa memang. Tapi semangatnya membuatku lega. Bayangkan saja. Sebelumnya aku selalu berharap agar TV di rumah kami rusak saja agar anak-anak tidak sticked dengan film kartun. Susah sekali membangunkan mereka dari kartun favorit. Dan dua hari ini aku benar-benar amazed karena anak-anak tidak keberatan sama sekali ketika aku meminta ijin mereka untuk memindahkan saluran untuk nonton berita atau bahkan mematikan TV (sinetron? no way!). Bahkan mereka terkesan tidak peduli dan tetap tenggelam dengan buku tulisnya.

Mungkin juga karena peralatan baru mereka. Tapi memang sejak beberapa minggu lalu Agim minta dibelikan buku tulis kotak besar seperti buku PR adiknya yang didapat dari sekolah. Aku baru tahu bahwa mendapatkan itu sangat menyemangatinya. Padahal selama ini aku susah payah download sana sini dari internet, bahkan sampai subscribe ke beberapa resource yang tidak gratis, tapi belum menemukan sesuatu yang rasanya pas buat anak-anak. Sesuatu yang membuat mereka bersemangat seperti sekarang.

Jadi? Well… A new lesson : Apa yang menurut aku menarik dan menurut aku menarik buat anak-anak, ternyata belum tentu demikian buat anak-anak sendiri. Tentu saja. Karena Agim dan Dian adalah Agim dan Dian. Bukan aku.

Dian loves drawing. She draws and paints using any material. Even our living room or backyard wall. (lol). Here are some of her draws using marker and paper (not wall :) ).

The Butterfly Family
Train

Alphabet Poster Screenshot

I made this reference poster in Indonesian. I would like to create one also in English and Arabic. But for now, I think we will just go step by step. When I think the children are ready for reading in Indonesian, I will continue with English and Arabic, Insha Allah. For Indonesian visitor, you may download it here for free.

Craftown

The children love to cut and paste, and play pretends with the results. I downloaded a lot of creativity printing from Canon Creative Park. You may also download free from there. For one weekend, we only work on one part of project. Right now, we are doing Papertown. Today we already have a house and a Convenient Store.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.